Keuangan.co

Nasional / Pendidikan / Detail Berita

Dunia Kerja Semakin Kompetitif, Pemerintah Bidik 5000 SMK untuk Pendidikan Vokasi

Penulis : Rojaul
08 Oktober 2019

Foto: Kepal Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko Meninjau Kegiatan Siswa SMK

Keuangan.co, Jakarta - Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Agus Sarrono menjelaskan, Indonesia setiap tahunnya meluluskan sebanyak 3,7 juta siswa tingkat menengah atas.  Agus menyebutkan, hanya 1,9 juta siswa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Sisanya sebanyak 1,8 juta siswa bersaing masuk ke dalam dunia kerja.

"Ada 3,9 juta siswa lulusan sekolah menengah atas, kejuruan dan madrasah alliyah. Hanya 1,9 juta siswa yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi dan 1,8 juta masuk ke dunia kerja," tutur Agus Sartono (8/10).  

Dijelaskannya, siswa-siswa tersebut juga bersaing dengan 1,3 juta lulusan dari perguruan tinggi. Total Indonesia setiap tahunnya sebanyak 3,1 juta siswa yang siap kerja. "Sebanyak 1,8 juta pencari kerja lulusan menengah atas dan ada 1,3 juta pencari kerja dengan lukusan perguruan tinggi. Jika ditotal ada 3,1juta pencari kerja," tambahnya.

Persaingan dunia kerja yang semakin ketat pun mewajibkan pencari kerja memiliki sertifkat sebagai bukti kemahiran. Atas dasar itu  pemerintah terus memfokuskan pendidikan vokasi sebagai solusi guna mengatasi meningkatnya pencari kerja setiap tahunnya.

"Kita fokus ke pendidikan vokasi ke 5000 SMK dan memperbanyak jumlah siswa magang di industri, karena sekarang masih sedikit," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Agus juga menegaskan perlunya segera dibangun 500 politeknik guna menciptakan lulusan dengan sertifikat keahlian. "Kita juga perlu segera mewujudkan 500 politeknik," pungkasnya.

#SMK #Vokasi
Masukkan kata kunci...

Social Links