Keuangan.co

Nasional / Hukum / Detail Berita

Agar Tak Terjerat Korupsi, Mendagri Minta Kepala Daerah Pahami Regulasi

Penulis : Megel Jekson
06 September 2019

Foto: Mendagri Tjahjo Kumolo Saat Diwawancarai Wartawan (Foto: Kemendagri)

Keuangan.co, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta Kepala Daerah memahami secara baik setiap regulasi dan Undang-Undang. Pasalnya dengan memahami dan patuh terhadap regulasi, Kepala Daerah kemungkinan besar tak akan terjerat kasus hukum, termasuk kasus tindak pidana korupsi (tipikor).

“Seharusnya jadi Kepala Daerah itu semua regulasi dan aturan harusnya tau, mana yang melanggar, mana yang tidak,” kata Tjahjo di Auditorium Gadjah Mada Lemhanas, Jakarta, Kamis (5/9) kemarin.

Dengan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah Kepala Daerah, menurut Menteri Tjahjo, hal itu menunjukan masih adanya oknum Kepala Daerah yang tidak patuh dan tidak memahami Undang-Undang. Meskipun demikian, Tjahjo tetap mempersilahkan KPK dan penegak hukum untuk memproses kepala daerah yang terbukti melanggar.

“Ya tidak ada masalah, kalau ditemukan alat bukti yang cukup gimana lagi (OTT),” ungkapnya.

Padahal, selain fokus pencegahan korupsi melalui Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK, Kemendagri juga selalu menekankan agar Kepala Daerah menjauhi area rawan korupsi, seperti jual beli jabatan, suap dan gratifikasi.

“Area rawan korupsi, jual beli jabatan dan main proyek itu yang selalu Kemendagri tekankan, termasuk menekankan pada diri saya, pada jajaran eselon I dan eselon II di Kemendagri,” kata Tjahjo.

#Tjahjo #Mendagri #KPK #Korupsi
Masukkan kata kunci...

Social Links