Keuangan.co

Nasional / Hukum / Detail Berita

KPK Tangkap Gubernur Kepri Terkait Reklamasi

Penulis : Ari Syaputra
11 Juli 2019

Foto: Juru Bicara KPK Febri Diansyah

Keuangan.co, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Kepala Dinas PUPR Abu Bakar dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan.

Petugas KPK sejak Rabu malam hingga Kamis pagi juga memeriksa Aulia Rahman, staf Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, serta pihak swasta, Nudi Hartono dan Andreas Budi.

Nama-nama tersebut tertera di dalam "boarding pass" Pesawat Lion Air yang menurut jadwal penerbangan "take off" dari Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang ke Bandara SoekarnoHatta.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Isdianto, enggan menyampaikan siapa saja yang diperiksa KPK di Polres Tanjungpinang, meski dirinya menemui Gubernur Nurdin Basirun dan pihak lainnya di ruang pemeriksaan Satreskrim.

Sementara di Kantor Pemerintahan Kepri, sejumlah ruangan disegel KPK, termasuk ruang tersembunyi gubernur.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga sebelumnya telah terjadi penerimaan lain terkait izin lokasi rencana reklamasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

"KPK menduga sebelumnya telah terjadi penerimaan lain," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/7) malam.

Febri menjelaskan lembaganya melakukan kegiatan penindakan sejak Rabu siang di Kepulauan Riau.

"Sebelumnya kami mendapat informasi dari masyarakat akan terjadinya transaksi yang diduga diperuntukan pada kepala daerah di sana," ungkap Febri.

Dalam kegiatan tersebut, diamankan juga 6.000 dolar Singapura yang diduga terkait dengan izin lokasi rencana reklamasi di Kepri tersebut.

#KPK #OTT #Gubernur #Kepri #Reklamasi
Masukkan kata kunci...

Social Links