Keuangan.co

Nasional / Kesehatan / Detail Berita

Kemenkes Terus Maksimalkan Persiapan Layanan Jelang Keberangkatan Jemaah Haji

Penulis : Rojaul
24 Juni 2019

Foto: Ilustrasi

Keuangan.co, Jakarta - Kementerian Kesehatan semakin memantapkan layanan kesehatan dari berbagai aspek mulai infrastruktur hingga layanan jemaah. Pada aspek infrastruktur atau fasilitas, saat ini telah disiapkan dua Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) baik di Mekah maupun Madinah. 

 Tahun ini pemerintah menyiapkan sekitar 79 ton obat-obatan. Jumlah ini meningkat sembilan ton ketimbang tahun 2018. Begitu juga alat pelindung diri (APD) seperti masker, payung, dan kacamata juga tetap diadakan bagi setiap jemaah dan dibagikan di embarkasi saat sebelum keberangkatan.

''Itu kesiapan kita dari fasilitas, sarana dan prasarana termasuk tenaga petugas kesehatan yang insya Allah jauh lebih baik lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,'' kata Eka usai memberikan arahan pada acara Konsolidasi dan Penguatan Komunikasi Bagi Petugas Kesehatan Haji Indonesia di BBPK Cilandak Jakarta (23/06).

Dengan adanya tambahan kuota jemaah haji sebanyak 10 ribu orang, Kemenkes juga telah menyiapkan berbagai hal yang dibutuhkan bagi setiap kelompok terbang (kloter). 

''Semua mengikuti, tenaga bertambah, obat, vaksin, dan makanan tambahan bagi jemaah yang sakit juga kami siapkan,'' ungkap Kapuskes Haji.

Sementara itu, lanjut Eka, Kemenkes juga terus mempersiapkan status istitaah kesehatan jemaah haji Indonesia. Seluruh jemaah telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan saat ini sudah mendapatkan vaksinasi meningitis meningokokus. Meski demikian, pemerintah tetap mengimbau jemaah agar selalu menjaga kesehatannya.

''Jemaah haji harus menyiapkan kesehatan dengan baik, obat-obatan pribadi harus dibawa. Obat-obatan yang dibawa jangan ditaruh di koper tapi di tas tenteng. Jangan menahan kencing, banyak minum, dan banyak istirahat kalau lelah,'' pungkas Eka.

#Kemkes #Haji 2019
Masukkan kata kunci...

Social Links