Keuangan.co

Keuangan Negara / Fiskal / Detail Berita

Realisasi Penerimaan Pajak Jateng Sudah Capai Rp 18,58 triliun

Penulis : Rojaul
08 Oktober 2019

Foto: Kakanwil DJP Jateng I,  Suparno Saat Coffee Morning Dengan Media

Keuangan.co, Semarang - Capaian realisasi penerimaan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I mencapai Rp 18,58 triliun atau 58,39% dari target sebesar Rp 32,82 triliun di tahun 2019.

Kakanwil DJP Jateng I,  Suparno mengatakan dengan capaian tersebut penerimaan pajak mengalami pertumbuhan 2,6 persen dari realisasi pencapaian di tahun 2018.

"Pertumbuhan disini karena kita mengawasi betul sentra-sentra ekonomi, industri-industri. Untuk mewujudkan pencapaian target penerimaan pajak tahun 2019, kanwil terus berupaya melakukan penggalian potensi perpajakan melalui basis data yang ada,  disamping pengamanan penerimaan negara," katanya saat coffee morning dengan media di Hero Coffee Kota Lama, Selasa (8/10/2019).

Disebutkan capaian tersebut meliputi jenis pajak penghasilan (PPh)  Non Migas Rp 9,3 triliun,  Pajak Pertambahan Nilai (PPN)  dan Pajak Barang Mewah (PPnBM) sebesar Rp 9,01 triliun.

"Yang paling dominan disini sebesar 16 triliun itu dari PPN, PPN kita minus 5 persen karena kita punya pelabuhan Tanjung Mas tapi transaksi ekonomi yang berasal dari importasi barang itu menurun.Yang tumbuh itu dari non migas tumbuhnya 11 persen,” katanya.

Selain itu pria yang akrab disapa Ossy ini menyebutkan capaian jenis penerimaan pajak lain yakni Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor Perkebunan,  Perhutanan,  Pertambangan (P3), sebesar 43,68 miliar. Sisanya sebesar 222,98 miliar disumbang oleh pajak lainnya.

"PPB itu biasanya akhir tahun targetnya ga besar Rp 158 milyar capaianya Rp 27 milyar. Ini jatuh temponya Oktober biasanya nanti pas jatuh tempo capaiannya meningkat,” tandasnya.

Menurutnya, sektor pengolahan masih mendominasi dalam kontribusi capaian pajak.  industri pengolahan seperti industri rokok perdagangan besar dan eceran serta asuransi.

"Kontribusi Industri pengolahan itu rasionya 43 persen dari realisasi tahun berjalan. Realisasi tahun berjalan sebesar Rp 19,8 triliun," katanya.

Sementara itu, tercatat dari kegiatan ekstensifikasi sampai dengan triwulan III 2019 kontribusi penerimaan pajak sebesar Rp 960,12 miliar. Kegiatan pemeriksaan,  penagihan serta pemeriksaan bukti pemulaan dan penyidikan sebesar Rp 159,73 miliar serta dari sisi penegakan hukum sebesar Rp 556 juta melalui 2 kegiatan Gijzeling.

#Pajak #DJP Jateng
Masukkan kata kunci...

Social Links