Keuangan.co

Keuangan Negara / Makro / Detail Berita

ADB Sebut Konsumsi Jadi Penolong Pertumbuhan Ekonomi RI

Penulis : Abdulloh Hilmi
26 September 2019

Foto: Ilustrasi Perekonomian Nasional

Keuangan.co, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyesikan Asian Development Bank (ADB) atau Bank Pembangunan Asia berada di angka 5,1 persen pada 2019 ini. Angka tersebut lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yakni sebesar 5,2 persen. Meski demikian, pertumbuhan akan kembali membaik di tahun 2020 sekitar 5,2 persen.

Dalam publikasi Asian Development Outlook (ADO) 2019 yang dirilis, Rabu (25/9), ADB menyoroti turunnya ekspor dan lemahnya investasi domestik menjadi penyebab lambatnya pertumbuhan tahun ini.

Direktur ADB untuk Indonesia, Winfried Wicklein mengatakan, meski demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tertolong oleh konsumsi yang cukup kuat.

"Konsumsi yang kuat akan membuat Indonesia mampu meneruskan pertumbuhan ekonominya, baik tahun ini dan tahun depan," kata Winfried di Jakarta, Rabu (25/9).

Ia mengatakan, langkah pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) juga berpeluang memberikan suntikan tenaga bagi pertumbuhan kredit. BI kembali menurunkan suku bunga acuan, BI 7-days Reverse Repo Rate pada pertengahan September ini sebesar 25 basis poin dari yang semula berada pada level 5,50 persen menjadi 5,25 persen.

"Fundamental perekonomiannya masih solid, dengan posisi fiskal yang dikelola dengan baik, harga-harga yang stabil, dan cadangan devisa pada posisi yang cukup aman," ujarnya.

ADB juga memproyeksi inflasi Indonesia tahun ini kemungkinan akan tetap stabil sebesar 3,2 persen dan 3,3 persen pada 2020. Kondisi ini akan membantu mempertahankan momentum belanja swasta. Inflasi inti diperkirakan akan tetap terjaga dan harga pangan juga tidak berubah.

Sementara itu, defisit transaksi berjalan diperkirakan terkendali pada 2,7 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun ini. Namun, investasi dan pertumbuhan ekonomi yang mulai melaju diperkirakan akan menyebabkan defisit transaksi berjalan melebar ke 2,9 persen PDB pada 2020.

"Investasi diperkirakan akan terus membaik menjelang akhir tahun, seiring dengan kemajuan pembangunan proyek-proyek strategis nasional untuk meningkatkan jaringan infrastruktur," pungkasnya.

#Pertumbuhan Ekonomi #Asian Develoment Bank #ADB
Masukkan kata kunci...

Social Links