Keuangan.co

Keuangan Negara / Fiskal / Detail Berita

Alokasi DID Naik Jadi Rp15 Triliun Tahun Depan

Penulis : Abdulloh Hilmi
12 September 2019

Foto: Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Astera Prima

Keuangan.co, Jakarta - Tahun 2020, pemerintah menambah alokasi Dana Insentif Daerah (DID) menjadi Rp15 triliun. Angka tersebut meningkat dari tahun ini sebesar Rp10 triliun. Anggaran DID ini memang mengalami peningkatan sejak pertama kali disalurkan yaitu Rp1,7 triliun pada 2015 lalu.

Selain itu, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Astera Prima mengatakan bahwa penambahan alokasi tersebut untuk memacu investasi dan peningkatan ekspor di daerah.

“Kalau ada daerah yang bisa secara riil memberikan dorongan terhadap investasi dan perbaikan ekspor, tentunya akan mendapatkan DID. Itu kenapa alokasi DID juga meningkat menjadi Rp 15 triliun tahun depan,” tutur Prima, Rabu (11/9). 

Dorongan terhadap investasi dan perbaikan ekspor tersebut, lanjutnya, bisa dalam bentuk deregulasi aturan-aturan yang selama ini menghambat pada tataran pemerintah daerah, atau mendorong produksi barang-barang berorientasi ekspor yang potensial di daerah-daerah tersebut. 

Adapun, penambahan kriteria kinerja pada bidang investasi dan ekspor untuk penyaluran DID memang pernah dicetuskan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani pada awal tahun ini. Ia mengaku terinspirasi oleh Korea Selatan yang menciptakan iklim kompetisi daerah untuk meningkatkan kinerja ekspor komoditasnya masing-masing. 

Tahun depan, ada sebanyak 425 daerah yang dianggap telah memenuhi kriteria utama penerima DID. Setiap daerah menerima DID dengan jumlah minimum Rp 7,72 miliar hingga paling tinggi Rp 103,94 miliar. Secara rata-rata, setiap daerah menerima DID sebesar Rp 35,83 miliar pada 2020. 

#Dana Insentif Daerah #DID #Kemenkeu
Masukkan kata kunci...

Social Links