Nasional / Peristiwa / Detail Berita

Migrant CARE Desak Pemerintah Usut Kematian Dwi Kurnia Pratiwi

Penulis : Megel Jekson
16 Mei 2019

Foto: Ilustrasi

Keuangan.co, Jakarta - Migrant CARE mendesak pemerintah untuk mengusut kematian Dwi Kurnia Pratiwi, pekerja migran perempuan asal Kabupaten Dompu yang meninggal dunia, Selasa (14/5) lalu. Dwi yang baru bekerja selama 4 bulan sebagai Pekerja Rumah Tangga di Singapura, mendadak dipulangkan ke Indonesia karena menderita sakit dan luka fisik penuh lebam dan memar. 

“Selang bekerja 4 bulan lamanya, Dwi dipulangkan dari Singapura ke Jakarta dengan kondisi sakit. Setelah dipertemukan dengan keluarga, pihak keluarga menemukan tubuh Dwi dalam kondisi demam, lemas, penuh luka lebam dan memar,” tulis Migrant CARE dalam rilis yang diterima keuangan.co, Rabu (15/5) malam

Akan tetapi, selain luka fisik, Dwi juga mengalami depresi hebat hingga meminta kepada Keluarga untuk dibawa ke Rumah Sakit Jiwa. Nahas, setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Hermina Daan Mogot, nyawa Dwi tidak dapat tertolong.  

Migrant CARE pun mendesak Pemerintah khususnya Kementerian Ketenagakerjaan dan BNP2TKI untuk membela dan melindungi hak-hak Dwi Kurnia Pratiwi dan Keluarganya. Selanjutnya, ungkap Migrant CARE, pemerintah juga harus melakukan investigasi atas dugaan tindakan kekerasan terhadap Dwi. 

Rekomendasi

“Memberikan sanksi hukum yang tegas kepada pihak-pihak yang terlibat,” ujar Migrant CARE. 

Masukkan kata kunci...

Social Links