Keuangan.co

Internasional / Politik / Detail Berita

Terkait Protes Hongkong, Seruan Merkel Kepada Beijing Dianggap Keliru

Penulis : Megel Jekson
09 September 2019

Foto: Kanselir Jerman Angela Merkel Saat Melakukan Kunjungan Bisnis Ke Wuhan, China. (Reuters/ Andreas Rinke)

Keuangan.co, Wuhan - Kanselir Jerman Angela Merkel memperbarui seruannya untuk mengatasi protes Hongkong secara damai selama perjalanannya ke Cina pada Sabtu (7/9) kemarin.

Protes Hong Kong membayangi kunjungan tiga hari Merkel ke Cina, yang direncanakannya untuk mendesak akses yang lebih besar ke pasar Cina bagi bisnis Jerman yang mengalami perlambatan.

“Saya telah menganjurkan bahwa konflik diselesaikan tanpa kekerasan dan apa pun yang akan terjadi bakal menjadi bencana dari sudut pandang saya,” kata Merkel.

Setelah berbicara dengan Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang, Merkel mengklaim Beijing telah mendengarkan pandangannya.

“Ini penting,” jelasnya.

Minggu ini, pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengumumkan jalan keluar untuk mengakhiri protes dengan secara resmi membatalkan RUU ekstradisi yang sangat tidak populer. Akan tetapi banyak yang mengatakan tindakan tersebut terlalu kecil dan terlalu terlambat.

Joshua Wong, seorang pemimpin protes pro-demokrasi pada tahun 2014 lalu yang merupakan pelopor dari aksi protes saat ini, berterima kasih kepada Merkel karena membahas topik dengan Beijing, meskipun mengatakan komentar Merkel keliru.

“Kepentingan bisnis Jerman seharusnya tidak mengesampingkan nilai-nilai universal yang kami yakini,” kata Wong dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Bild am Sonntag yang beredar di Jerman.

“Jika Kanselir ingin melakukan sesuatu, dia harus membantu mendesak Presiden Xi untuk menanggapi permintaan pemilihan umum (Hongkong) secara bebas,” ujarnya.

(Reuters/ The Star)

#Jerman #Hongkong #JoshuaWong #China #Merkel
Masukkan kata kunci...

Social Links