Keuangan.co

Internasional / Politik / Detail Berita

Presiden Partai Bersatu dan UMNO Bantah Dukung Anwar Jadi PM Malaysia

Penulis : Megel Jekson
09 Juli 2019

Foto: Mahathir Mohamad Dan Anwar Ibrahim (Reuters)

Keuangan.co, Petaling Jaya - Dua Presiden Partai di Malaysia telah membantah menandatangani deklarasi pernyataan yang mendukung Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim sebagai perdana menteri Malaysia berikutnya, setelah salinan dokumennya beredar di media sosial.

Presiden Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) Muhyiddin Yassin dan Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi membantah menandatangani pernyataan semacam itu yang mendukung peralihan kekuasaan dari Perdana Menteri Mahathir Mohamad ke  Anwar Ibrahim.

Seperti diketahui, Partai Bersatu Mahathir dan PKR Anwar adalah partai anggota koalisi yang berkuasa saat ini, koalisi Pakatan Harapan.

“Saya dengan tegas menyangkal bahwa saya menandatangani deklarasi pernyataan tentang transisi kekuasaan Mahathir ke Anwar, yang menjadi viral di media sosial hari ini,” kata Muhyiddin di halaman Facebook-nya.

Menteri Dalam Negeri Malaysia itu mengatakan dia telah meminta polisi untuk memeriksa kasus tersebut, dan menambahkan bahwa deklarasi palsu itu ditujukan untuk menodai namanya.

Zahid juga mengecam surat palsu tersebut, dan mengatakan itu fitnah. “Saya tidak menandatangani surat pernyataan tersebut. Ini fitnah dan dibuat oleh mereka yang putus asa dan tidak bertanggung jawab untuk menghancurkan saya sebagai Presiden UMNO,” katanya.

Mantan Menteri Dalam Negeri tersebut juga menegaskan setiap keputusan besar dan pendapat Umno akan dibuat secara kolektif, dan bukan oleh dia sendiri.

Mahathir memang mengatakan dia akan mengundurkan diri sebagai perdana menteri dalam waktu tiga tahun, dan menyerahkan kekuasaan kepada Anwar. “Sejauh yang saya ketahui, saya telah berjanji bahwa saya akan mundur dan Anwar akan menggantikan saya,” ucap Mahathir seperti dikutip media.

(Straits Times/ The Star/ Asia News Network)

#Mahathir #AnwarIbrahim #Malaysia #UMNO #PKR #PartaiBersatu
Masukkan kata kunci...

Social Links