Keuangan.co

Ekonomi / Jasa Keuangan / Detail Berita

LPS Sarankan Masyarakat Simpan Uang Di Bank

Penulis : Abdulloh Hilmi
18 September 2019

Foto: Diskusi Ekonomi Nasional

Keuangan.co, Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melakukan Diskusi Ekonomi Nasional yang bertema “Peran LPS Dalam Melikuidasi Bank Gagal dan Melindungi Dana Nasabah Bank Yang di Likuidasi" di Jakarta, yang di laksanakan oleh Mahasiswa STIAMI, Rabu (18/9).

Acara ini di hadiri oleh Kepala Devisi Hubungan Kelembagaan dan Protokoler LPS, Radityo Adi Nugraha dan Pemimpin Redaksi Keuangan.co, Megel Jekson.

Industri perbankan merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam perekonomian nasional demi menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan eknonomi nasional. 

Dalam hal ini LPS mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk menyimpan uang nya di Bank agar dapat di jamin oleh LPS.

"Kita harus menyimpan uang di Bank agar uang kita mendapat jaminan dari LPS jika Bank tersebut bangkrut atau bubar" kata Radityo. 

Pada tahun 1998, krisis moneter dan perbankan yang menghantam Indonesia, yang ditandai dengan dilikuidasinya 16 bank, mengakibatkan menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat pada sistem perbankan. Untuk mengatasi krisis yang terjadi, pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan diantaranya memberikan jaminan atas seluruh kewajiban pembayaran bank, termasuk simpanan masyarakat (blanket guarantee).

"Pada tahun 97-98 Nasabah tidak percaya pada Bank karena, maka mereka (nasabah) melakukan rush money atau menarik uang mereka dari bank" kata Pemred Keuangan.co

Pada tanggal 22 September 2004, Presiden Republik Indonesia mengesahkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 tentang Lembaga Penjamin Simpanan dan setahun berikutnya pada tahun 2005 LPS baru beroperasi.

"Kita harus berterimakasih kepada LPS, Karena dengan adanya LPS lembaga keuangan semakin transparan kepada nasabah" ungkap Megel.

#Lembaga Penjamin Simpanan #LPS #Perbankan
Masukkan kata kunci...

Social Links