Keuangan.co

Pesona Indonesia / Budaya / Detail Berita

Belajar Etika Jawa Dari Relief Ramayana Di Candi Prambanan

Penulis : Alief Nugraha
15 Mei 2019

Foto: Candi Prambanan

Keuangan.co, Yogyakarta - Wiracarita Ramayana berasal dari kebudayaan Hindu yang sarat dengan ajaran agama. Relief wiracerita Ramayanan pada Candi Prambanan dimulai dari pagar langkan sebelah kiri pintu masuk sebelah timur pada candi Siwa di lanjutkan pada candi Brahma.

Untuk dapat mengamati dan menyimak alur cerita wiracarita Ramayana di Prambanan dapat dilakukan dengan berjalan dari kanan ke kiri candi. Dengan berjalan melingkar searah jarum jam, hal ini disebut dengan Pradaksina.

Pada Candi Siwa terdapat 24 panel relief Ramayana sedangkan pada candi Brahma terdapat 30 Panel relief Ramayana. Relief-relief tersebut menggambarkan cerita-cerita yang syarat akan ilmu pengetahuan dan nilai etika.

Identifikasi relief didasarkan pada konsep dasar etika Jawa yaitu kaidah rukun dan hormat, kemudian direfleksikan dalam konsekuensi sikap atau tampilan tertentu.

Penggambaran etika Jawa dalam relief wiracarita Ramayana dapat dicirikan dengan melihat tampilan yang mengandung nilai-nilai kaidah rukun dan hormat. Ciri-ciri relief yang menggambarkan etika Jawa merupakan tampilan perilaku yang mengandung beberapa nilai.

Salah satu nilai tersebut ialah gotong royong dan tolong menolong. Ciri ini dapat dilihat pada relief dengan mengamati komposisi relief yang menunjukan kebersamaan atau kerjasama dalam suatu tindakan perbuatan. Kebersamaan ini didukung dengan mimik atau ekspresi
yang senang.

Nilai lain yang tampak dalam relief Ramayana adalah tindakan sungkem. Sikap ini ditandai dengan sikap tangan yang dikatupkan bersama di depan dada atau di atas kepala. Hal tersebut menunjukkan perilaku hormat antar sesama.

Nilai lain yang dapat diamati adalah perilaku musyawarah atau rembugan. Nilai atau skiap ini dapat diamati dengan melihat relief dengan tampilan yang meggambarkan kebersamaan atau kerjasama, bisa terdiri dari 2 orang atau lebih (bukan dalam gambar kerja aktif).

Tokoh-tokoh dalam relief dengan nilai ini biasanya di gambarkan dengan posisi duduk
bersama-sama, sederajat (tidak ada tokoh yang tumpang kaki sebagai simbol kekuasan atau tumpang kaki untuk menunjukan tokoh sentral). Kebersamaan itu menampilkan mimik seolah-olah sedang berbincang, serta adanya rasa guyub rukun dalam suasana keakraban.

Mari nikmati cerita dan nilai historis yang ada di Candi Prambanan

Sumber: 
Riyani, Mufti. 2005. Penggambaran Etika Jawa Dalam Relief Wiracarita Ramayana Di Candi Prambanan, Jawa Tengah. Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah.

#
Masukkan kata kunci...

Social Links