Keuangan.Co

Internasional / Ekonomi & Bisnis / Detail Berita

Soal Kesepakatan Dagang Dengan China, Trump: Posisi AS Sudah Sesuai Keinginan

Penulis : Megel Jekson
13 Mei 2019

Foto: Presiden Donald Trump

Keuangan.co, Washington - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS berada dalam posisi “dimana kita ingin berada” saat pembicaraan perdagangan dengan China. Trump menambahkan Beijing “melanggar kesepakatan” kemudian berusaha untuk menegosiasikannya kembali.

“Kami berada di tempat yang tepat dengan China. Ingat, mereka melanggar kesepakatan dengan kami dan mencoba untuk menegosiasikan kembali. Kami akan menerima tarif puluhan miliar dolar dari Cina. Pembeli produk (yang dikenai tariff) dapat membuatnya sendiri di AS (ideal), atau membelinya dari negara-negara non-tarif,” ucap Trump dalam akun twitter-nya, Senin (13/5). 

Komentar Trump muncul setelah gagalnya pembicaraan tingkat tinggi di antara kedua negara. Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin diperkirakan akan mengunjungi Beijing dalam beberapa minggu lagi, untuk melanjutkan pembicaraan. 

Washington resmi menaikkan tarif dari 10 persen menjadi 25 persen pada barang-barang Cina yang senilai 200 miliar dolar AS yang diekspor ke Amerika. China pun berjanji untuk melakukan “tindakan pencegahan yang diperlukan” sebagai tanggapan kebijakan tersebut.

Rekomendasi

Namun, dalam cuitannya yang lain, Trump justru menunjukkan rencananya untuk mengimbangi dampak dari kemungkinan tindakan balasan Cina terhadap petani AS.

“Kami akan membelanjakan (menyamai atau lebih besar) uang yang mungkin tidak lagi dibelanjakan oleh China kepada para petani kami (pertanian), yang nilainya merupakan persentase kecil dari total tarif yang diterima. Dan, (Kami) mendistribusikan makanan kepada orang-orang kelaparan di negara-negara di seluruh dunia ! Hebat,” kata Trump.

“Cina bermimpi jikalau Sleepy Joe Biden, atau yang lainnya, akan terpilih pada tahun 2020. Mereka terlau cinta Amerika," sambungnya. 

Trump memperingatkan Beijing perundingan bahkan akan “jauh lebih buruk” jika ia melanjutkan masa jabatannya sebagai Presiden untuk periode kedua. Trump pun menekan China untuk segera menyetujui kesepakatan perdagangan.

Sementara itu, penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan AS dan Cina akan sama-sama menderita akibat perang dagang yang semakin meningkat. Kudlow mengatakan Trump mungkin akan bertemu Presiden Cina Xi Jinping saat pertemuan G20 di Jepang, bulan depan.

(scmp.com)

#Trump #AS #Amerika #China #Tiongkok #Beijing #PerangDagang #TarifTrump
Masukkan kata kunci...

Social Links