Keuangan.co

Nasional / Infrastruktur / Detail Berita

Lebaran Tahun Ini, Menhub Pastikan Ruas Terbanggi Besar-Palembang Beroperasi Fungsional

Penulis : Megel Jekson
12 Mei 2019

Foto: Jalan Tol Terbanggi Besar - Palembang (Kemenhub)

Keuangan.co, Lampung - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan jalan Tol Trans Sumatera dari Bakauheni sampai Palembang sudah bisa dilalui pemudik di tahun ini. Namun demikian, ungkap Menhub, bagian jalan Tol dari Terbanggi Besar hingga Palembang, hanya akan dibuka fungsional sejak 29 Mei 2019 nanti. 

Menhub menjelaskan karena rambu-rambu, penerangan jalan dan keberadaan rest areabelum maksimal, maka fungsionalisasi tol Terbanggi Besar - Palembang akan dilakukan pada siang hari, mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Tol fungsional ini akan Diberlakukan mulai 29 Mei - 10 Juni 2019 selama 13 hari. 

“Jalan tol ini fungsional karena rambu-rambu belum maksimal. Oleh karena itu kita gunakan pada siang hari,” ucapnya seperti dikutip dari situs pemberitaan pemerintah, Sabtu (11/5). 

Menhub menggarisbawahi keberadaan rest area sangat penting untuk mengisi bensin, makan dan minum bagi pemudik. Karena itu, pihaknya akan mengkoordinasikannya dengan stakeholderterkait.

“Yang penting adalah kesiapan bensin, toilet, tempat makan minum. Kita akan koordinasi lagi untuk mengajak stakeholdermelengkapi itu. Jalan ini sejajar dengan jalan nasional, jadi ini bisa kita kolaborasikan fungsi-fungsi ini terutama fungsi-fungsi seperti bensin, makan dan sebagainya. Mungkin ada informasi yang akan kita berikan melalui petugas-petugas yang ada dilapangan,” sebutnya.

Pada jalan tol fungsional Terbanggi Tinggi - Palembang sejauh 200 Km lebih ini, akan disiapkan rest areasementara (temporary) di tiga titik sepanjang jalan tol tersebut.

Menhub mengatakan, yang perlu diperhatikan dengan dioperasikannya jalan tol secara fungsional dari Terbanggi Besar menuju Palembang ini, yakni mulai dari Pematang Panggang ke Kayu Agung hanya bisa dilalui untuk satu arah.

Menhub menyatakan sudah memikirkan antisipasi apabila terjadi kepadatan dalam ruas tol yaitu dengan mengalihkan kendaraan ke jalan nasional yaitu jalan lintas Sumatera. “Jalan tol ini kan berhimpitan dengan jalan existing. Jadi kalau nanti tol nya padat akan dialihkan ke existing,” terangnya.

Terkait aspek keselamatan, Menhub mengungkapkan bahwa dengan kondisi jalan tol yang masih fungsional, maka akan diberlakukan pembatasan kecepatan hanya maksimal 40km/jam.

Menhub mengapresiasi keberadaan ruas tol yang menghubungkan Lampung menuju Palembang ini, dapat mempersingkat waktu tempuh hingga 5 jam. Lampung - Palembang yang semula ditempuh lebih dari 12 jam, dapat ditempuh hanya dengan kurun waktu 7 jam.

#Lebaran #Mudik #TransSumatera #Palembang #Lampung #Terbanggi
Masukkan kata kunci...

Social Links