Keuangan.co

Nasional / Tokoh / Detail Berita

Megawati Keluh Kesah Prihatin Minimnya Perempuan Bercita-cita Menjadi Presiden

Penulis : Purwanto
24 Januari 2019

Foto: Presiden Joko Widodo Dan Wakil Presiden Yusuf Kalla Saat Menghadiri Perayaan Hari Ultah Megawati Soekarnoputri

Keuangan.co, Jakarta -

Megawati Soekarnoputri mengaku prihatin dengan minimnya perempuan Indonesia yang ingin menjadi Presiden.

Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI, itu berkeluh kesah tentang minimnya perempuan Indonesia yang punya keinginan dan cita-cita sebagai presiden Indonesia. Keluh kesah itu disampaikan Megawati saat merayakan hari ulang tahunnya ke-72 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Satu-satunya presiden RI yang berasal dari kaum perempuan yang sering disapa akrab Mega alias Megawati menyatakan baru dirinyalah  yang pernah  menjadi Presiden RI Perempuan.

"Saya bilang kenapa ya perempuan Indonesia tidak mau menjadi seperti saya. Bukan mau nyombong. Tapi sampai hari ini saya the only one President of Indonesia yang perempuan," kata Mega

Megawati menjadi satu-satunya perempuan yang berhasil menduduki takhta sebagai presiden Indonesia. Selebihnya, enam presiden Indonesia lainnya memiliki gender laki-laki.

Megawati mengimbau kepada para kaum perempuan Indonesia untuk mau bercita-cita tinggi meniru jejaknya sebagai presiden RI seperti dilansir CNN indonesia.

"Harusnya banyak kaum perempuan Indonesia yang niru, kenapa bisa terjadi hal itu," kata dia 

Selain itu, Mega turut mengatakan bahwa saat ini Indonesia membutuh seorang pemimpin yang dapat mengartikulasikan aspirasi rakyatnya. Termasuk aspirasi dari kelompok millenial. Ia pun meminta kepada Jokowi untuk membuat sebuah perubahan agar tak ketinggalan zaman dengan kecepatan teknologi informasi yang erat kaitannya dengan kelompok milenial saat ini.

"Kita sekarang merasa butuh ada sebuah perubahan, kalau dibiarkan saja akan bersifat negatif," ujarnya.

Di sisi lain, Mega juga bercerita tentang dirinya memiliki sifat yang banyak diam ketimbang banyak bicara selama ini. Meski begitu, ia mengaku tetap memikirkan dan memiliki perasaan kepedulian di balik diamnya itu.

"Karena saya enggak mau bikin rusuh orang. Lebih baik saya kalau enggak senang, diam saja. Tapi bukan berarti diam saya kosong. Saya berpikir, saya berperasaan melihat orang orang itu," kata dia.
 

#Jokowi #Megawati #Ultah #Presiden
Masukkan kata kunci...

Social Links